COLOR BASIC THEORY
Selasa, 21 Oktober 2014
MACAM-MACAM WARNA
Warna atau Colour... setiap hari kita selalu melihat warna dan
tanpa di sadari mata kita sudah terbiasa akan pemandangan yang berwarna
dari lingkungan, bahkan saat kita melihat sesuatu yang kurang berwarna atau
kusam mata kita sedikit terganggu, ini seperti sudah
menjadi standar secara alami bahwa hal yang berwarna itu adalah normal dan yang
kusam atau lusuh tidak berwarna itu sedikit mengganggu mata
kita, tapi bukan berarti yang lusuh kusam itu tak berwarna ya,
semua yang kita lihat adalah kombinasi warna dan komposisi antara warna primer
atau sekunder dan warna lainnya.
Mungkin itu mengapa kita senang melihat sesuatu yang
colourful dan indah, warna disini sangat berperan penting dalam kehidupan kita
sehari-hari, setiap object dalam keseharian kita dihiasi dengan bermacam warna,
oleh karena itu disini kita akan membahas
beberapa teori tentang warna dan fakta-fakta unik tentang penggunaan warna. Pertama-tama kita akan
membahas tentang roda warna atau color wheel, Color Wheel sangat berguna untuk
lebih mengerti tentang warna dan
hubungannya dengan warna lainnya, color wheel pada umumnya terdiri dari 12
strip warna, walaupun sebenarnya bisa saja
hanya terdiri dari 6 warna bahkan bisa sampai 24, 48 dan 96 warna.
Warna sendiri dibagi menjadi 3
kelompok, yaitu warna primer, sekunder dan tersier kita akan bahas ini satu
per satu secara singkat.
- Warna Primer, warna primer adalah Merah, kuning, biru,
warna-warna ini adalah warna yang dapat dikombinasikan untuk membuat warna lain, jika kamu menggabungkan ketiga
warna ini (warna tinta) maka akan menghasilkan warna hitam.
- Warna Sekunder, dengan menggabungkan 2
warna primer maka kamu menghasilkan warna sekunder, ada tiga warna sekunder yaitu hijau, violet (ungu), dan jingga (orange),
jingga dari hasil kombinasi warna merah dan kuning, ungu dari
kombinasi biru dan merah dan hijau dari kombinasi kuning dan biru.
- Warna Tersier, warna ini dapat dihasilkan dari kombinasi warna primer yang berdampingan atau berdekatan dalam roda warna dengan warna sekunder, 6 warna tersier yang dapat dihasilkan dari kombinasi ini adalah warna Kuning kehijauan, Biru Kehijauan, Biru Keunguan, merah keunguan, merah jingga dan kuning jingga.
Hue : hue atau warna terluar dari color
wheel, adalah warna termurni dan paling terang dari warna tersebut, warna ini
belum dikombinasikan dengan putih, abu atau hitam.
Tint : tint adalah bagian kedua terluar
dari color wheel, tint adalah kombinasi antara hue dengan warna putih.
Tone : Kemudian bagian ketiga dari luar adalah tone, tone adalah
warna hasil kombinasi hue dengan abu-abu.
Shade : Bagian terdalam dari color wheel adalah shade, shade adalah
warna hasil kombinasi hue dengan hitam.
Jumat, 17 Oktober 2014
Peran retina dalam mata
PERAN RETINA DALAM MELIHAT
Retina adalah lapisan paling dalam pada mata yang peka terhadap cahaya. Retina ini memiliki sel-sel saraf. Pada retina terdapat bintik
kuning dan bintik buta. Bintik kuning adalah bagian retinayang
paling peka terhadap cahaya karena merupakan tempat
perkumpulan sel-sel saraf yang berbentuk Kerucut dan batang. Kita bisa melihat apabila bayangan jatuh pada titik ini. Pada bintik kuning
terdapat sel kerucut dan sel batang. Fungsi dari sel kerucut dan sel batang:
-
Sel kerucut berfungsi untuk melihat di tempat yang terang.
Sel ini memerlukan protein iodopsin.
-
Sel batang berfungsi untuk melihat di tempat yang gelap.
Sel ini memerlukan protein mata yang disebut rodopsin
Rodopsin dapat terbentuk apabila terjadi penggabungan
iodopsin dan vitamin A.
Jika kita berpindah dari tempat terang ke tempat teduh, maka kita
tidakdapat melihat dengan jelas beberapa saat. Hal itu terjadi karena pada waktu
di tempat teduh diperlukan protein rodopsin yang merupakan penggabungan antara iodopsin dan vitamin A. untuk pembentukan rodopsin tersebut
diperlukan waktu sehingga sebelum rodopsin terbentuk kita tidak bisa melihat
dengan jelas untuk beberapa saat di tempat teduh. Bintik buta adalah bintikpertemuan saraf-saraf atau tempat keluarnya saraf mata menuju otak.Bintik buta tidak mengandung sel batang
dan sel kerucut sehingga tidak dapat menanggapi rangsangan cahaya.
Pembentukan warna
PEMBENTUKAN WARNA
Secara umum apa yang diperlukan untuk pembentukan warna yang memainkan peran penting dalam kehidupan. Untuk pembentukan warna tunggal,
misalnya merah atau hijau, setiap proses berikut harus terjadi dan,lebih penting lagi,
harus mengikuti urutan berikut ini.
Kondisi pertama yang diperlukan untuk pembentukan warna adalah keberadaan cahaya (light). Dalam hal ini ada baiknya memulai dengan mencermati
sifat-sifat cahaya yang berasal dari matahari. Cahaya dari matahari yang datang
ke bumi harus memiliki panjang gelombang tertentu untuk menghasilkan warna.
Bagian cahaya ini, yang dikenal sebagai“cahaya tampak”, dibandingkan dengan semua
Cahaya lain yang dipancarkan matahari adalah satu berbanding 10. Hampir tidak
dapat dipercaya, cahaya yang penting untuk pembentukan warna, yang ternyata hanya sebagian kecil dari cahaya matahari dapat mencapai bumi. Bahkan, sebagian
besar sinar (rays) yang dipancarkan matahari ke seluruh jagat raya mengandung
beberapa karakteristik yang membahayakan mata. Oleh karena itu, cahaya yang tiba
ke bumi harus dalam bentuk tertentu sehingga dapat ditangkap mata dengan mudah
dan tidak membahayakannya. Untuk itu, sinar sinar ini harus melewati suatu filter. Filter raksasa ini adalah “atmosfer” yang menyelimuti bumi. Cahaya yang melewati
atmosfer disebarkan ke seluruh permukaan bumi, dan ketika mengenai objek.
Cahaya ini
dipantulkan. Objek tempat cahayajatuh harus dari jenis yang
tidak menyerap cahaya, tetapi memantulkannya.
Syarat penting dalam proses pembentukan warna adalah keberadaan alat yang dapat mengindra gelombang cahaya, yaitu mata. Sangat penting bahwa
gelombang cahaya juga selaras dengan organ penglihatan.Sinar yang datang dari
matahari harus melewati lensa dan lapisan-lapisaan mata dan kemudian diubah
menjadi impuls-impuls saraf di dalam retina. Sinyal ini kemudian harus diangkut
ke pusat penglihatan pada otak, yang bertugas menginterpretasikan pandangan.
Ada langkah terakhir yang harus dipenuhi agar kita dapat melihat warna. Tahap akhir dalam pembentukan warna adalah interpretasi sinyal listrik sebagai “warna” oleh sel saraf yang sangat khusus di dalam pusat penglihatan otak.
Selasa, 14 Oktober 2014
WARNA, CITA RASA SENI ILAHI
WARNA
CITA
RASA SENI ILAHI
Warna berperan penting dalam
komunikasi manusia dengan dunia luar, dalam kelancaran fungsi ingatannya, dan
dalam pemenuhan fungsi belajar otaknya. Ini karena manusia dapat mengaitkan
dengan tepat antara kejadian dan tempat, antara orang dan objek, hanya dari
penampakan luar dan warnanya. Pendengaran atau sentuhan saja tidak cukup untuk
mendefinisikan objek. Bagi manusia, dunia luar mempunyai makna hanya jika
dilihat secara keseluruhan dengan warnanya.
Keanekaragaman warna tidak hanya
memudahkan pengenalan berbagai objek dan lingkungan sekeliling kita.
Keselarasan warna yang sempurna di alam semesta memberikan kenikmatan sangat
besar bagi jiwa manusia. Untuk dapat melihat keselarasan ini dari setiap
detailnya, manusia telah dilengkapi sepasang mata dengan rancangan sangat
istimewa. Di dunia makhluk hidup, mata manusia paling fungsional dan dapat
menangkap warna-warni dalam detail sekecil-kecilnya, sedemikian rupa sehingga
mata manusia sensitive terhadap jutaan warna.
Nyata sekali bahwa alat penglihatan manusia yang bekerja begitu sempurna
telah dirancang khusus untuk melihat dunia penuh warna.
Satu-satunya makhluk di bumi yang
dapat yang dapat memahami keberadaan keteraturan seperti itu di alam semesta
adalah manusia, karena ia mempunyai kemampuan untuk bepikir dan menggunakan
nalar.
Setiap detail, pola dan warna di
langit dan di bumi tlah diciptakan bagi manusia agar ia mengakui dan kemudian
menghargai keteraturan ini dan memikirkannya. Warna-warni di alam telah diatur
sedemikian rupa sehingga mempunyai daya tarik bagi jiwa manusia. Keselarasan
dan simetri sempurna tampak dalam warna, baik di dunia makhluk hidup maupun
benda mati.
Pencipta ini adalah Allah, yang tidak bersekutu dalam penciptaan yang menciptakan segala sesuatu dengan penuh keselarasan, dan yang menempatkan kita di dunia ini dalam limpahan banyak keindahan dengan jutaan warna. Semua yang Allah ciptakan selaras sempurna satu dengan lainnya. Allah menggambarkan keunikan rasa seni-Nya dslam penciptaan melalui ayat :
“Dialah yang telah
menciptakan 7 langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat cacat
pada penciptaan tuhan yang Maha Pemurah.
Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat ada kekurangan? Kemudian
pandanglah sekali lagi, niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu tidak
menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itupun dalam keadaan payah.”
(QS. Al-Mulk, 67:3-4)
Kamis, 02 Oktober 2014
Pengertian Warna
Warna. Semua orang kenal warna dan memiliki warna favorit.
Warna
yang ada sangat beragam. Kita dapat menemukan berbagai warna yang sangat
menarik dan beraneka ragam dalam kehidupan sehari-hari. Warna juga terbagi oleh
beberapa jenis. Secara biologis, mata kita dapat menangkap warna karena
spektrum cahaya yang dipantulkan benda-benda disekeliling kita ke indra
penglihatan kita yaitu mata lalu diproses oleh otak kita menjadi warna-warna
yang bersumber cahaya matahari atau cahaya buatan.
Warna sendiri merupakan menurut obyektif adalah sifat, cahaya yang dipancarkan, sedangkan menurut subyektif adalah bagian dari pengalaman indera penglihatan.
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)

.jpg)


.jpg)


.jpg)
